<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Share be Happy</title>
	<atom:link href="http://demson.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://demson.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jun 2011 07:39:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='demson.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/f49588cd08ab31750f39e0c2b25fc258?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Share be Happy</title>
		<link>http://demson.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://demson.wordpress.com/osd.xml" title="Share be Happy" />
	<atom:link rel='hub' href='http://demson.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menggapai Mimpi, Menebar Inspirasi bersama IdblogNetwork</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/06/04/blogilicious-horas-medan/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/06/04/blogilicious-horas-medan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 07:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life and Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Blogilicious]]></category>
		<category><![CDATA[Blogilicious Horas]]></category>
		<category><![CDATA[Blogilicious Horas Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Blogilicious Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Horas]]></category>
		<category><![CDATA[Horas Medan]]></category>
		<category><![CDATA[idblogilicious]]></category>
		<category><![CDATA[idblognetwork]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=815</guid>
		<description><![CDATA[Tak pernah terdengar  ditelingaku sebelumnya nama idblognetwork, baru terdengar pada saat aku membuka situs komunitas  bloggersumut yang di headlinenya terpampang seminar dan workshop yang bertemakan &#8220; IdBlogIlicious Horas Medan &#8221; yang dilaksanakan di Foodcourt Palladium Mall Lt 3. Begitu melihat ini aku langsung registrasi secara online di link yang tertera disitu. Esoknya aku langsung menuju TeKaPe untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=815&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak pernah terdengar  ditelingaku sebelumnya nama <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a>, baru terdengar pada saat aku membuka situs komunitas  <a href="http://bloggersumut.net/">bloggersumut</a> yang di headlinenya terpampang seminar dan workshop yang bertemakan &#8220; <a href="http://www.idblogilicious.com/">IdBlogIlicious Horas Medan</a> &#8221; yang dilaksanakan di Foodcourt Palladium Mall Lt 3. Begitu melihat ini aku langsung registrasi secara online di <em>link</em> yang tertera disitu. Esoknya aku langsung menuju <em>TeKaPe</em> untuk membayar biaya pendaftaran seminar dengan durasi 2 hari tersebut.<span id="more-815"></span>Lalu, tepatnya tanggal 28 Mei 2011, aku pun mengikuti seminar, dan ternyata seminarnya jauh dari perkiraanku sebelumnya. Ternyata, para peserta lumayan rame, dan datang dari berbagai usia, ras dan golongan. Aku terpikir sejenak, ternyata animo anak medan mengikuti acara ini cukup baik. Aku memang datang sendiri, namun karena yang datang sangat ramai aku nyaris kehabisan tempat duduk, lalu seorang peserta berbaik hati dan  menawarkan aku sebuah kursi yang kosong. Terima Kasih Kawan.</p>
<p>Berikut ini cerita dibalik fenomena <a href="http://idblognetwork.com/">IdblogNetwork</a> selama seminar dan workshop di Palladium Mall yang bertemakan <a href="http://www.idblogilicious.com/">idblogilicious</a> Horas Medan.</p>
<p><strong>Day #1</strong></p>
<p>Dihari pertama ini cenderung membahas soal tips menulis yang dibawakan oleh Pak Jonru Ginting yang merupakan <em>founding father</em> website <a href="http://www.penulislepas.com/">www.penulislepas.com</a>, nah ini inspirasi saya pertama dalam mengikuti seminar ini, <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a> sangat tepat memilih beliau sebagi pembicara, beliau apa adanya, kritis dan ketus dalam berbicara dan memberi motivasi menulis yang baik. Inspirasi yang kedua datang dari mas Donny yang membawakan topik etika ngeblog yang sangat harus dipahami untuk para blogger.</p>
<p>Lalu inspirasi yang ketiga datang dari mbak Mubarika Darmayanti juga menjelaskan <em>Blog Monetizing</em>. Kalau bicara soal uang aku sangat tertarik dan serius mendengarkannya. Inspirasi keempat datang dari mas yang saya lupa namanya, dari Kementrian Luar Negeri RI yang memaparkan tentang komunitas Asean Blogger yang telah dideklarasikan belakangan ini. Saya tertarik untuk ikut mengambil bagian dalam komunitas ini. Dan banyak lagi materi menarik sepanjang seminar ini.</p>
<div id="attachment_817" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/img_0694.jpg"><img class="size-full wp-image-817" title="IMG_0694" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/img_0694.jpg?w=600&#038;h=399" alt="" width="600" height="399" /></a><p class="wp-caption-text">Mbak Mubarika sedang menejelaskan tentang idblognetwork</p></div>
<div id="attachment_818" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-1.jpg"><img class="size-full wp-image-818" title="blog 1" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-1.jpg?w=600&#038;h=450" alt="" width="600" height="450" /></a><p class="wp-caption-text">Persentase dari Kemenlu RI tentang ASEAN BLOGGER</p></div>
<p>Pembicara yang beragam dari latar belakang pun memiliki blog, karena menurut mereka melalui blog kita dapat berekspresi dalam kebebasan hidup untuk dipublikasikan dan membawa keuntungan bagi diri kita. Bahkan melalui ngeblog kita dapat mengais dollar dari internet, ketus mc acara ibu ajeng.</p>
<p><strong>Day #2</strong></p>
<p>Baik, untuk hari kedua ini lebih condong kearah teknis seperti membahas soal desain template yang dibawakan oleh bung Putra Nasution. Bicara soal konten blog tidaklah harus berisi soal curhat pribadi keseharian, melainkan juga sebagai strategi pemasaran yang ampuh tegas Fikry Fatullah yang menjadi pembicara untuk tema Blogpreneur yang menjadi inspirasi saya yang kelima. Inspirasi saya yang keenam sekaligus yang terakhir adalah bung Frenevit, beliau lebih menamakan dirinya disebut bodreks, yang membawa soal keamanan dari sebuah blog beserta tips dan triknya. Lalu teknik jurus jitu optimisasi (SEO) yang dibawakan oleh kak Helda juga bermanfaat dan menarik.  Acara ditutup dengan foto bareng seluruh peserta dengan crew <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwok.</a></p>
<p>Setelah mengikuti rentetan acara <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a> ini, aku jadi terinspirasi untuk beralih ke <em>self hosting</em> agar bisa bergabung dengan <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a>, karena aku selama ini adalah pengguna sejati wordpress (gratisan), aku bermimpi sejenak untuk dapat bergabung dalam komunitas terbesar para blogger Indonesia ini dan mendapat job preview dari <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a>. Ternyata itulah kenapa <a href="http://idblognetwork.com/">Idblognetwork</a> yang berupaya mengumpulkan para blogger terbaik se-Indonesia untuk diajak bekerjasama dengan para <em>advertiser</em> untuk membuat iklan di blognya. Jelas ini merupakan <em>income</em> tambahan bagi seorang blogger.</p>
<p>Jadi total keseluruhan inspirasi saya selama mengikuti <a href="http://www.idblogilicious.com/">IdBlogilicious</a> Horas Medan adalah 6 inspirasi. Berkat inspirasi ini saya bisa menggapai mimpi. Trims <a href="http://idblognetwork.com/">Idblognetwork</a>.</p>
<div id="attachment_816" class="wp-caption aligncenter" style="width: 550px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-2.jpg"><img class="size-full wp-image-816 " title="blog 2" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-2.jpg?w=540&#038;h=359" alt="" width="540" height="359" /></a><p class="wp-caption-text">Foto Bersama Peserta Idblogilicious Horas Medan</p></div>
<p><strong>Harapan Kedepan </strong></p>
<p>Saya berharap sekali <a href="http://www.idblogilicious.com/">idblogilicious</a> seperti ini menjadi agenda tahunan <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a> dalam roadblognya keberbagai kota. Tidak hanya dikota Medan saja, namun agak sedikit bergeser ke kota kecil yang ada di Sumatera Utara, seperti Tebing Tinggi, Siantar, Sibolga dan lainnya, agar mereka ikut merasakan nikmatnya ngeblog. Saya yakin <a href="http://bloggersumut.net/">bloggersumut</a> pasti memberikan kontribusi untuk hal ini, termasuk juga saya akan siap selalu membantu apabila <a href="http://idblognetwork.com/">idblognetwork</a> mengadakan event di kota – kota kecil yang ada di Sumatera Utara. Semoga.</p>
<p>Horas Medan.</p>
<p>Referensi Foto :</p>
<p>1.) <a href="http://i1083.photobucket.com/albums/j381/frenavit/postingan/IMG_0694.jpg">http://i1083.photobucket.com/albums/j381/frenavit/postingan/IMG_0694.jpg</a></p>
<p>2.) <a href="http://i1083.photobucket.com/albums/j381/frenavit/postingan/IMG_0726.jpg">http://i1083.photobucket.com/albums/j381/frenavit/postingan/IMG_0726.jpg</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/my-life-and-motivation/'>My Life and Motivation</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/blogilicious/'>Blogilicious</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/blogilicious-horas/'>Blogilicious Horas</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/blogilicious-horas-medan/'>Blogilicious Horas Medan</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/blogilicious-medan/'>Blogilicious Medan</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/horas/'>Horas</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/horas-medan/'>Horas Medan</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/idblogilicious/'>idblogilicious</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/idblognetwork/'>idblognetwork</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/medan/'>Medan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/815/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/815/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=815&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/06/04/blogilicious-horas-medan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/lomba-seo-banner-blogilicio-medan.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/lomba-seo-banner-blogilicio-medan.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Idblogilicious Horas Medan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/img_0694.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0694</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/06/blog-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blog 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalau Aku Menjadi Anggota DPR</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/05/13/kalau-aku-menjadi-anggota-dpr/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/05/13/kalau-aku-menjadi-anggota-dpr/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 08:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[DPR-RI]]></category>
		<category><![CDATA[Menjadi DPR]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=810</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca judul diatas mungkin sebagian orang menilai aku hanya bisa bermimpi dan berkhayal. Namun sejatinya tulisan ini dibuat bukan hanya khayalan saja, semua ini karena aku berang melihat tingkah laku anggota DPR kita yang selalu saja membuat masyarakat kecewa dan seolah putus asa melihat tingkah para wakil rakyat ini. Tanya kenapa ? Gara-gara nila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=810&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika membaca judul diatas mungkin sebagian orang menilai aku hanya bisa bermimpi dan berkhayal. Namun sejatinya tulisan ini dibuat bukan hanya khayalan saja, semua ini karena aku berang melihat tingkah laku anggota DPR kita yang selalu saja membuat masyarakat kecewa dan seolah putus asa melihat tingkah para wakil rakyat ini. Tanya kenapa ?<span id="more-810"></span></p>
<p><em>Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga,</em></p>
<p>Mungkin pribahasa ini lebih tepatnya ditujukan untuk DPR-RI kita, hanya gara-gara ulah satu orang yang tidak beres dan terkadang berulah tolol maka itu akan berimbas kepada institusinya. Saya yakin, tidak semua orang-orang yang berada didalam “rumah kerang” tersebut semuanya memiliki moral bobrok dan amburadul, namun masih ada anggota dewan kita yang memiliki hati nurani bersih dan cerdas dan memang serius memperjuangkan aspirasi rakyat. Namun semua itu tenggelam dalam euforia puasnya korupsi dan bobroknya moral segelintir orang yang berada didalamnya.</p>
<p>Tentu siapa yang salah ?</p>
<p>Nah, persoalannya wakil rakyat kita memiliki hoby baru yakni gemar mencari-cari kambing hitam dan gemar bersikap arogan. Seperti itulah wujud dari bobroknya wajah-wajah tampan yang bopeng sebelah ini.</p>
<p>Atas nama bangsa Indonesia dan seluruh rakyat, terus terang disini kukatakan kepada seluruh wakil rakyat yang kuanggap sebagai orangtuaku, aku sangat malu melihat anda-anda seperti ini tingkahnya, selalu aneh dan penuh kontroversi setiap gerak anda sekalian. Adalah yang korupsi, adalah yang ambisius bangun gedung mewah, adalah yang nonton aneh-aneh sewaktu rapat, adalah yang tak jelas kunjungan studinya, adalah yang gaptek tak tau email institusinya sendiri, adalah yang main perempuan, adalah anggaran websitenya setinggi langit.</p>
<p>Kenapa bisa begini ?</p>
<p>Kenapa harus korupsi ? apa gak tahan lihat uang didepan mata lewat begitu saja ? Kerja keraslah kalau mau punya uang banyak. Apa ini sudah budaya ? Anda yang terhormat seharusnya tidak tega memberikan nafkah keluarga anda dengan uang korupsi, kasihan mereka harus menelan uang korupsi yang jelas-jelas itu uang haram. Nah, masalah gedung baru, kenapa anda-anda sekalian tidak biasakan hidup sederhana, meskipun saya belum pernah melihat secara langsung gedung DPR-RI (rumah kerang), namun menurut saya itu masih layak, gak perlu bangun gedung baru yang begitu mahal. Lebih baik biaya gedung baru itu untuk beasiswa, bangun sekolah baru, beri pendidikan wirausaha bagi masyarakat, biar semakin cerdas bangsa ini. Andaikan saja aku ketua DPR nya, akan kulakukan demikian, puas rasanya membantu, melihat sekolah dibangun, masyarakat semakin cerdas. Cobalah dimulai dengan hal-hal kecil, maka niscaya apabila DPR pusat melakukan tindakan demikian, maka DPRD pun akan mencontoh anda, nah kalau di pusat mau gedung baru, maka yang didaerah pun mau gedung baru, mereka pasti ikutan, maka habislah bangsa ini.</p>
<p>Mungkin kalau saya ceritakan curahan hatiku ini maka tak cukup menjadi sebuah buku tulisan ini, karena tak kan pernah habis untuk membahas masalah prilaku yang terhormat ini. Terkadang aku bermimpi untuk dapat melihat para wakil rakyat ini di televisi punya prestasi, membela kepentingan rakyat, bermoral tangguh, bersikap sederhana, solid untuk anggaran proyek gedung baru disumbangkan untuk pendidikan dan kesejahteraan rakyat, melakukan kunjungan studi yang jelas dengan hemat biaya dan yang terpenting didalam hatinya selalu ada ingat rakyat. Aku yakin 100% bila hal ini yang dilakukan pusat, maka yang didaerah pun akan melakukan tindakan yang sama. Maka secara natural ekonomi akan maju, bebas korupsi, banyak anak bangsa yang semakin pintar dan kreatif, maka kitalah negara adidaya didunia ini. Yakinlah !</p>
<p>Inilah harapanku kepada yang terhormat, ayo lihat bangsa ini, lihat rakyat ini, mimpi NII akan terwujud kalau kita masih boborok seperti ini, ayo galang kebersamaan perubahan, seluruh parpol yang kadernya duduk dikursi empuk, lakukan hal ini  sekarang juga, jangan tunda lagi, jangan kecewakan rakyat, rakyat yakin anda sekalian adalah orang pintar dan mampu melakukan ini semua, aku percaya akan kemampuan anda yang terhormat, alangkah bangganya aku dan ratusan juta rakyat bila melihat anda berprestasi, maka Indonesia semakin besar dan mandiri, aku ingin anda sekalian membaca ini, membaca harapan dan mimpi-mimpi ini. Andalah yang terbaik.</p>
<p>Tulisan ini adalah harapan dan mimpiku kalau aku menjadi anggota DPR, maka aku akan melakukan yang terbaik, karena itu sudah harga mati. Salam Indonesiaku</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/pemrograman/'>Pemrograman</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/dpr/'>DPR</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/dpr-ri/'>DPR-RI</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/menjadi-dpr/'>Menjadi DPR</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/ri/'>RI</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/810/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/810/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/810/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=810&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/05/13/kalau-aku-menjadi-anggota-dpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/dpr.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/dpr.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DPR-RI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Kotoran Berevolusi Menjadi Kopi</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/05/09/ketika-kotoran-berevolusi-menjadi-kopi/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/05/09/ketika-kotoran-berevolusi-menjadi-kopi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 12:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak-Pernik]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi luwak]]></category>
		<category><![CDATA[luwak]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan kopi luwak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda membayangkan bila kotoran hewan diolah menjadi kopi ? Tentunya kopi yang diolah dari kotoran hewan yang bernama Luwak tersebut konon kabarnya  menjadi salah satu kopi yang termahal di Dunia dan pernah masuk ke Guiness Book of Records. Mau tau kehebatannya ?Kopi luwak merupakan kopi asli Indonesia, seduhan kopi ini menggunakan biji kopi yang diambil dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=802&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda membayangkan bila kotoran hewan diolah menjadi kopi ?</p>
<p>Tentunya kopi yang diolah dari kotoran hewan yang bernama Luwak tersebut konon kabarnya  menjadi salah satu kopi yang termahal di Dunia dan pernah masuk ke Guiness Book of Records. Mau tau kehebatannya ?<span id="more-802"></span>Kopi luwak merupakan kopi asli Indonesia, seduhan kopi ini menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Tidak heran bila di pasaran dunia untuk sekilo kopi Luwak, orang harus membayar sekitar 13 juta rupiah.</p>
<div id="attachment_803" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/tumpukan-kotoran-luwak.jpg"><img class="size-full wp-image-803" title="Tumpukan Kotoran Luwak" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/tumpukan-kotoran-luwak.jpg?w=600&#038;h=450" alt="" width="600" height="450" /></a><p class="wp-caption-text">Tumpukan Kotoran Luwak</p></div>
<p>Di negeri Paman Sam sendiri terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang sangat mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga AS$100 per 450 gram di Amerika. Di Hongkong secangkir kopi luwak dapat dibeli dengan harga 300-400 ribu rupiah. Sedangkan di Kota Medan dapat dibeli dalam kemasan 4 ons dengan harga 1,5 juta rupiah. Hanya saja kebenaran kopi yang dijual adalah benar-benar kopi luwak atau bukan, masih dipertentangkan. Khususnya bagi mereka yang mengkonsimsinya di luar Indonesia.</p>
<div id="attachment_804" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/hewan-luwak.jpg"><img class="size-full wp-image-804" title="Hewan Luwak" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/hewan-luwak.jpg?w=600&#038;h=449" alt="" width="600" height="449" /></a><p class="wp-caption-text">Hewan Luwak</p></div>
<p>Kehadiran Kopi luwak tidak terlepas dari  mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran di Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang. Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak.</p>
<div id="attachment_805" class="wp-caption aligncenter" style="width: 285px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/biji-kopi-luwak.jpg"><img class="size-full wp-image-805" title="Biji Kopi Luwak" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/biji-kopi-luwak.jpg?w=275&#038;h=208" alt="" width="275" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Biji Kopi Luwak</p></div>
<p>Biji kopi luwak, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.</p>
<p><strong>Bagaimana Pengolahannya ?</strong></p>
<p>Buah kopi yang dimakan oleh luwak, diproses melalui sistem pencernaan  dan kemudian dikeluarkan  dalam bentuk kotoran berupa gumpalan memanjang biji kopi yang bercampur lendir.  Kotoran tersebut kemudian diambil biji kopinya, dibersihkan dengan dengan cara mencuci sehingga tersisa biji kopi yang masih utuh. Proses selanjutnya adalah dikeringkan dengan sinar matahari  sehingga menjadi biji kopi luwak.</p>
<div id="attachment_806" class="wp-caption aligncenter" style="width: 266px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/kopi-luwak.jpg"><img class="size-full wp-image-806" title="Kopi Luwak" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/kopi-luwak.jpg?w=256&#038;h=197" alt="" width="256" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">Kopi Luwak</p></div>
<p>Proses pengolahan kopi luwak sama dengan pengolahan kopi umumnya. Perbedaannya hanya pada proses giling yang digantikan oleh luwak.  Fermentasi  terjadi di dalam perut luwak. Biji kopi tercampur dengan  enzim – enzim yang ada dalam perut luwak. Suhu dalam perut  yang mencapai &gt;  26O C  membantu proses  fermentasi sempurna.  Kedua keistimewaan  ini menghasilkan aroma dan cita rasa  kopi  luwak   yang enak dan khas  disamping  kelebihan – kelebihan yang lain.</p>
<p>Namun biar bagaimanapun baiknya pengolahan kopi luwak hasil pengembangbiakan, tetap saja orang beranggapan kopi luwak dari hasil fermentasi luwak liar lebih nikmat rasanya.</p>
<p><strong>Anda Ingin mencobanya ?</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/pernak-pernik/'>Pernak-Pernik</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/kopi/'>kopi</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/kopi-luwak/'>Kopi luwak</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/luwak/'>luwak</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/pengolahan-kopi-luwak/'>pengolahan kopi luwak</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/802/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/802/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/802/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=802&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/05/09/ketika-kotoran-berevolusi-menjadi-kopi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/coffeekopiluwak.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/coffeekopiluwak.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CoffeeKopiLuwak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/tumpukan-kotoran-luwak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tumpukan Kotoran Luwak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/hewan-luwak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hewan Luwak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/biji-kopi-luwak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Biji Kopi Luwak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/kopi-luwak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kopi Luwak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang Mau Dibanggakan dari Indonesia ?</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/05/02/apa-yang-mau-dibanggakan-dari-indonesia/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/05/02/apa-yang-mau-dibanggakan-dari-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 11:50:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life and Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Bangga]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=788</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kulihat ada lomba menulis bertemakan “Paling Indonesia” dari Telkomsel yang point pentingnya berisikan apa saja yang bisa kita banggakan dari Indonesia ini. Jujur saja, aku sedikit miris membacanya. Ditengah ekonomi carut-marut, hukum bisa dibeli, pendidikan mahal, lalu apa yang mau saya banggakan ? Namun, saya pernah mendengar sebuah motivasi dari negeri tirai bambu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=788&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kulihat ada lomba menulis bertemakan “Paling Indonesia” dari Telkomsel yang point pentingnya berisikan apa saja yang bisa kita banggakan dari Indonesia ini. Jujur saja, aku sedikit miris membacanya. Ditengah ekonomi carut-marut, hukum bisa dibeli, pendidikan mahal, lalu apa yang mau saya banggakan ?<span id="more-788"></span></p>
<p>Namun, saya pernah mendengar sebuah motivasi dari negeri tirai bambu yang mengatakan bahwa “Dunia ini terdiri dari dua sisi, Gelap dan Terang” saya dapat menyimpulkannya bahwa, kalau kita terus melihat sesuatu hanya dari sisi gelapnya saja, maka kita tidak akan dapat melihat kebaikannya, cobalah kita melihat dari sisi terangnya, maka kebaikan akan datang.</p>
<p>Itulah yang memotivasi saya untuk tetap bangga dengan negeri yang bernama Indonesia ini, meskipun ekonomi carut-marut, hukum bisa dibeli, pendidikan mahal, namun banyak sisi terang dari bangsa ini yang bisa kita banggakan. Contohnya kebudayaan kita yang kaya, sampai-sampai negara tetangga pun “naksir” dan mau memilikinya.</p>
<p>Saya yakin budaya dan pariwisata Indonesia masih dikenal disuluruh dunia, siapa yang tidak kenal Bali ? Danau Toba ? Batik ? . Bahkan yang pernah saya baca di Kompas.com bahwa ada 11 warisan budaya Indonesia Diakui Dunia. Hebat bukan ?. Nah inilah yang buat saya bangga jadi orang Indonesia. Bangsa ini punya potensi, jika saja potensi kebudayaan dan pariwisatanya dikembangkan, bukan tidak mungkin perekonomian akan tumbuh.</p>
<p>Karena saya orang Sumatera Utara, saya ingin membagikan informasi kebudayaan dan pariwisata yang ada di Sumatera Utara yang mengguncang dunia. Apalagi kalau bukan Istana Maimun merupakan istana Sultan Deli. Istana yang berdiri megah di Jalan Brigjend Katamso ini didominasi warna kuning, warna kerajaan sekaligus warna khas Melayu. Istana ini didirikan oleh Sultan Kerajaan Deli yakni Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alam Shah. Dan istana ini dikenal dengan cerita Meriam Puntung.</p>
<div id="attachment_789" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/istanam-maimun.jpg"><img class="size-full wp-image-789" title="istana maimun" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/istanam-maimun.jpg?w=500&#038;h=301" alt="" width="500" height="301" /></a><p class="wp-caption-text">istana maimun</p></div>
<div id="attachment_790" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/meriam-puntung.jpg"><img class="size-full wp-image-790" title="meriam puntung" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/meriam-puntung.jpg?w=600&#038;h=400" alt="" width="600" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">meriam puntung</p></div>
<p>Nah, siapa juga yang tak kenal Pulau Samosir yang berada ditengah-tengah danau Toba. Keindahan pulau ini luar biasa ditambah lagi birunya danau toba membuat lokasi ini menjadi incaran Turis Mancanegara. Konon kabarnya pulau samosir merupakan hasil ledakan Gunung berapi sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu, yang menghasilkan sebuah pulau dan danau.</p>
<div id="attachment_791" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosir.jpg"><img class="size-full wp-image-791" title="samosir" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosir.jpg?w=500&#038;h=295" alt="" width="500" height="295" /></a><p class="wp-caption-text">Pulau samosir berada ditengah-tengah danau toba</p></div>
<div id="attachment_792" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosirislandid9.jpg"><img class="size-full wp-image-792" title="samosirislandid9" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosirislandid9.jpg?w=600&#038;h=408" alt="" width="600" height="408" /></a><p class="wp-caption-text">Danau Toba</p></div>
<div id="attachment_793" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/toba.jpg"><img class="size-full wp-image-793" title="TOBa" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/toba.jpg?w=400&#038;h=258" alt="" width="400" height="258" /></a><p class="wp-caption-text">Indahnya danau toba</p></div>
<p>Dipulau samosir banyak cerita yang melegenda, pernahkah anda mendengar batu gantung ? batu yang tergantung pada dinding tebing. Menurut informasi yang saya dapat dari pemuka adat setempat, batu itu merupakan jelmaan seorang gadis bernama seruni. Seruni lari dari rumah karena dijodohkan oleh orang tuanya, lau ia terperosok kedalam lubang dan terjepit oleh batu besar.</p>
<div id="attachment_794" class="wp-caption aligncenter" style="width: 520px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batugantung.jpg"><img class="size-full wp-image-794" title="batugantung" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batugantung.jpg?w=510&#038;h=382" alt="" width="510" height="382" /></a><p class="wp-caption-text">Batu Gantung</p></div>
<div id="attachment_795" class="wp-caption aligncenter" style="width: 183px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batu-gantung.jpg"><img class="size-full wp-image-795" title="batu gantung" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batu-gantung.jpg?w=173&#038;h=241" alt="" width="173" height="241" /></a><p class="wp-caption-text">Batu Gantung</p></div>
<p>Setelah kita asyik jalan ke samosir, sekarang kita ke tanah karo, apa lagi kalau bukan Berastagi yang berada di kabupaten karo Sumatera Utara, Kota ini diapit dua gunung berapi aktif yaitu Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung.  Banyak sekali objek wisata didaerah ini diantaranya Air Terjun Sipiso-piso.</p>
<div id="attachment_796" class="wp-caption aligncenter" style="width: 336px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/brastagi.jpg"><img class="size-full wp-image-796" title="Brastagi" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/brastagi.jpg?w=326&#038;h=278" alt="" width="326" height="278" /></a><p class="wp-caption-text">Air Terjun Sipiso-piso</p></div>
<p>Nah, sebenarnya masih banyak lagi kebudayaan dan objek wisata yang ada di Sumatera Utara,bahkan berjumlah ratusan. Ini masih di Sumatera Utara saja, belum lagi daerah lain di Indonesia, seperti Aceh, Padang, Bandung, pulau Komodo, Bali bahkan Papua, semua itu adalah Kekayaan bangsa Indonesia, inilah kebanggan kita, bangga hidup dinegara yang kaya akan budaya dan wisatanya.</p>
<p>Jadi pesan saya adalah cobalah lihat sisi terangnya bangsa ini.</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/my-life-and-motivation/'>My Life and Motivation</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/bangga/'>Bangga</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/indonesia/'>Indonesia</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/788/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/788/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/788/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=788&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/05/02/apa-yang-mau-dibanggakan-dari-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/garuda_pancasila.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/garuda_pancasila.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">garuda_pancasila</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/istanam-maimun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">istana maimun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/meriam-puntung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">meriam puntung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosir.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">samosir</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/samosirislandid9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">samosirislandid9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/toba.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TOBa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batugantung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">batugantung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/batu-gantung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">batu gantung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/05/brastagi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Brastagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perubahan Itu Adalah Inovasi</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/05/01/perubahan-itu-adalah-inovasi/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/05/01/perubahan-itu-adalah-inovasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 04:52:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life and Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[compfest]]></category>
		<category><![CDATA[compfest 2011]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Tak perlu susah-susah untuk mendefenisikan apa itu perubahan, perubahan itu adalah inovasi. Kenapa inovasi ? Karena inovasi adalah segala hal yang berubah, perubahan dari yang tidak terstruktur menjadi terstruktur.  Orang yang inovatif adalah orang yang siap menghadapi perubahan yang terjadi. Siapkah anda menghadapi perubahan ? Benarkah bangsa Indonesia itu adalah bangsa yang malas  dan tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=784&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak perlu susah-susah untuk mendefenisikan apa itu perubahan, perubahan itu adalah inovasi. Kenapa inovasi ? Karena inovasi adalah segala hal yang berubah, perubahan dari yang tidak terstruktur menjadi terstruktur.  Orang yang inovatif adalah orang yang siap menghadapi perubahan yang terjadi. Siapkah anda menghadapi perubahan ?</p>
<p>Benarkah bangsa Indonesia itu adalah bangsa yang malas  dan tak mau berubah ?<span id="more-784"></span>Pertanyaan tersebut sering sekali muncul dari diri sendiri ketika kita melihat realita yang terjadi saat ini, banyaknya sarjana yang menganggur, banyak penduduk yang miskin, padahal bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan alamnya. Kenapa bisa begitu ? cukupkah dengan alam yang kaya kita bisa menjadi bangsa yang kuat secara ekonomi dan mandiri. Jawabannya : Belum cukup!</p>
<p>Untuk menggapai perubahan dan menghasilkan sesuatu yang berinovasi kita perlu pemikiran-pemikiran yang kaya dan harus memutar otak untuk berpikir inovatif mau diapain kekayaan alam kita itu. Berpikirlah inovatif saat ini juga. Kalau saja  rata-rata penduduk Indonesia kita berpikir inovatif dan kreatif tentu jumlah pengangguran akan berkurang drastis.</p>
<p>Berpikir inovatif memang membutuhkan ide dan kreatifitas, terkadang untuk mendapatkan pemikiran inovatif kita bisa melihat masalah-masalah yang terjadi lingkungan sekitar kita, kira-kira apa yang kurang dan perlu dibenahi untuk menghasilkan suatu karya inovasi yang berguna bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Kita harus berpikir dan keluar dari euforia kebiasaan konsumtif daripada inovatif. Karena kebiasaan itu akan membunuh karakter kita untuk berpikir inovatif dan membuntukan pola pikir.</p>
<p>Keyakinan saya bertambah 100 % kalau saja anak bangsa ini terus dicekokin melalui media televisi, Koran dan kompetisi seperti yang dilakukan <a href="www.compfest2011.com">COMPFEST 2011</a> agar kita anak bangsa untuk terus berinovasi, belajar mencipta hal-hal baru yang berguna, serta memberi penghargaan bagi mereka yang telah memiliki karya inovasi meskipun dalam skala kecil, maka secara natural, lambat tapi pasti  dan secara perlahan kita akan melihat semakin banyaknya orang-orang yang berinovasi di negeri ini. Percayalah.</p>
<p>Contoh mereka yang berinovasi adalah pendiri Facebook Mark Zuckerberg, yang awalnya facebook adalah tugas kuliahnya, lalu ia berinovasi menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Tentu hal ini akan akan menciptakan suatu kemandirian dan mengurangi jumlah pengangguran.</p>
<p>Atas nama anak negeri, ketika aku menuliskan tulisan ini, maka aku sendiri juga tersadar betapa peran dari pemikiran yang inovatif akan turut membantu persoalan bangsa ini, menjadikan bangsa yang mandiri melalui karya-karya anak bangsa yang tanpa henti untuk berinovasi.</p>
<p>Ketika pada saat aku menonton acara <em>talkshow</em> disalahsatu tv swasta yang mengangkat tema Inovasi Tanpa Henti yang menghadirkan para anak negeri yang kreatif dan inovatif yang menghasilkan suatu karya dan mencipta berbagai alat-alat kebutuhan sehari-hari yang yang unik, multifungsi dan simpel Aku sangat terkagum dan lantas tak percaya melihat pesatnya perkembangan anak negeri ini. Mereka penuh percaya diri ketika mempresentasikan cara menggunakan alat mereka. Ini sungguh luar biasa.  Aku semakin yakin dengan berinovasi dapat meningkatkan rasa percaya diri kita karena ada impian pasti ada harapan.</p>
<p>Memang saat ini bangsa kita masih menyandang predikat bangsa yang berkembang, namun bukan tidak mungkin status kita berubah menjadi bangsa raksasa karena mandiri secara ekonomi, terciptanya jutaan lapangan perkerjaan akibat beragam inovasi tumbuh, semakin proporsionalnya Pendapatan perkapita masyarakat kita, ini akan terwujud hanya dengan satu kata yakni “INOVASI”</p>
<p>Kemandirian Nasional tentu akan menjadikan kita tidak akan bergantung lagi dengan bangsa lain, mulai mencipta dan berkompetisi dalam skala global, tentu mendongkrak tumbuhnya perekonomian bangsa, tak terbayang jika hal ini terjadi. Berinovasilah !</p>
<p>Sebenarnya kita juga memiliki anak-anak bangsa yang super inovatif bahkan dikenal dunia, itu patut kita hargai, dari merekalah kita belajar, belajar mandiri, belajar mencipta agar lahir lagi anak-anak bangsa yang inovatif dan kreatif.</p>
<p><a href="www.compfest2011.com">COMPFEST 2011</a> sekarang menerima pemikiran-pemikiran anak bangsa untuk menulis dan menyelenggarakan berbagai kompetisi untuk bersaing dan memulai berinovasi.</p>
<p>Sebagai penutup dalam tulisan ini saya berpesan kepada siapa saja, ayo kita berinovasi, ayo kita berubah, kita harus siap menghadapi perubahan dan tantangan, niscaya kita pasti mandiri, niscaya dunia ditangan kita. Selamat berubah dan selamat berinovasi.</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/my-life-and-motivation/'>My Life and Motivation</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/compfest/'>compfest</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/compfest-2011/'>compfest 2011</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/inovasi/'>inovasi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/784/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/784/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/784/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=784&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/05/01/perubahan-itu-adalah-inovasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Tsunami Jepang</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/04/12/belajar-dari-tsunami-jepang/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/04/12/belajar-dari-tsunami-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 09:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Sikap hidup dan Karakter bangsa Jepang Rakyat Jepang terkenal dengan sangat sabar dan tenang dalam menghadapi krisis. Mulai dari krisis air, pangan hingga psikologis mereka. Saat penulis melihat wawancara seorang pemuda yang diwawancarai oleh sebuat TV swasta, apa yang ia butuhkan dalam masa krisis ini, si pemuda hanya menjawab bahwa ia hanya perlu 1 buah onigiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=775&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sikap hidup dan Karakter bangsa Jepang</strong></p>
<p>Rakyat Jepang terkenal dengan sangat sabar dan tenang dalam menghadapi krisis. Mulai dari krisis air, pangan hingga psikologis mereka. Saat penulis melihat wawancara seorang pemuda yang diwawancarai oleh sebuat TV swasta, apa yang ia butuhkan dalam masa krisis ini, si pemuda hanya menjawab bahwa ia hanya perlu 1 buah <em>onigiri</em> (nasi yang dibungkus dengan rumput laut) sehari. Sederhana, lugas dan tegas. Ia tidak meminta dilayani dan dikasihani.<span id="more-775"></span>Banyak contoh-contoh lain yang telah kita temukan dalam berbagai media, termasuk aksi heroik para Fukushima 50 yaitu 200 pekerja PLTN yang rela mengorbankan jiwanya demi menjinakkan radiasi nuklir. Berkaca pada contoh di atas, ada sikap hidup dan karakter kebangsaan yang sangat lekat dalam setiap sanubari orang Jepang. Sederhana, rela berkorban untuk kepentingan umum dan sabar dalam menghadapi cobaan serta terus berusaha pantang menyerah. Para pekerja Fukushima 50 tersebut, rela mengorbankan jiwanya bahkan hidupnya nanti demi kepentingan orang banyak, tanpa tendensi apapun, ikhlas berkorban demi kelangsungan generasi berikutnya. Kesederhanaan, terbiasa hidup hemat,sikap sabar dan tenang menjadikan orang Jepang lebih tegar dalam menghadapi cobaan.</p>
<p style="text-align:center;">
<div id="attachment_779" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang1.jpg"><img class="size-medium wp-image-779  " title="jepang1" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang1.jpg?w=300&#038;h=149" alt="" width="300" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Foto dari rekaman televisi NHK menunjukkan tsunami menggulung kawasan Miyagi pascagempa berkekuatan 8,9 skala Richter, Jumat (11/3/2011).</p></div>
<p><strong>Media yang mendidik</strong></p>
<p>Peranan media Jepang juga tidak kalah pentingnya, saat krisis datang media-media Jepang menjadi corong-corong informasi bagi publik untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk. sahabat saya menjelaskan bahwa media Jepang tidak menyiarkan sesuatu yang dramatis sehingga memaksa para pemirsanya untuk menitikkan air mata dan tenggelam dalam kesedihan namun media-media Jepang terus mengobarkan semangat untuk bangkit dan tidak menyerah. “GAMBARE NIHON” yang memiliki arti “Jepang, ayo tetap bersemangat.” Penulis ingat beberapa waktu lalu saat tsunami Aceh maupun beberapa bencana lainnya di Indonesia, media-media lokal menampilkan ibu yang menangis meraung-raung, mayat bayi yang diangkat ibunya sambil berlari dan menangis dan masih banyak lagi tayangan-tayangan yang memilukan yang mengesankan bahwa kita, bangsa yang sedang kesusahan sehingga layak dikasihani. Hal itu tidak terjadi pada media Jepang. Media massa merupakan sarana informasi publik yang memiliki tanggung jawab moral dalam melakukan pendidikan kepada warganya. Ini pelajaran yang sangat berarti.</p>
<p><strong>Pemerintahan yang jujur dan informatif</strong></p>
<p>Dalam masa krisis, kepemimpinan yang tegas dan berani telah ditunjukkan oleh Perdana Menteri Jepang Naoto Kan. Beliau secara langsung turun ke lapangan dengan didampingi tim penyelamat dari <em>Japan Self Defense Force</em><em> </em>(JSDF). Ia sendiri juga yang melaporkan setiap perkembangan keadaan pada parlemen maupun rakyat dengan jujur. Dalam kasus PLTN Fukushima ia juga secara tegas mengambil keputusan untuk menyelamatkan warga yang berdomisili di daerah tersebut dibanding harus merahasiakan kondisi yang dimungkinkan dapat membahayakan kerahasiaan negara. Sikap pemimpin yang jujur, berani dan tegas menjadikan pemerintahan Jepang kuat bukan karena sikap yang represif dan otoriter melainkan karena keikhlasan dan kerelaan para pemimpin Jepang untuk melayani dan mengabdi kepada rakyatnya.</p>
<div id="attachment_780" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang2.jpg"><img class="size-medium wp-image-780" title="jepang2" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang2.jpg?w=300&#038;h=149" alt="" width="300" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Foto dari rekaman televisi NHK menunjukkan tsunami menggulung kawasan Bandar Udara Sendai, Jepang, pascagempa berkekuatan 8,9 skala Richter, Jumat (11/3/2011).</p></div>
<p><strong>Bagaimana dengan masyarakat Indonesia disana?</strong></p>
<p>Masyarakat Indonesia disana tentunya dapat belajar dari sikap hidup dan karakter bangsa Jepang yang ditampilkan sehari-hari dalam kehidupan mereka. Kerelaan bersabar untuk mengantri bahkan di saat krisis pangan, kesederhanaan, ketabahan dalam menahan kepedihan serta ketegaran layaknya batu karang. Namun sebagian lainnya memang masih ada masyarakat Indonesia yang tidak pantas disebut sebagai pemimpin, sebagian para diplomat/keluarganya dikabarkan sudah kembali ke Indonesia karena takut, ada yang kerjanya hanya mengeluh karena kurang air, kurang makan atau makannya hanya itu-itu saja. Sedih memang, miris, ironis atau apapun katanya, sikap hidup dan karakter bangsa Jepang memang harus kita pelajari apabila kita bangsa Indonesia ingin maju di kemudian hari.</p>
<p>Sahabat, mari kita mulai dari diri kita sendiri..</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/belajar-dari-jepang/'>belajar dari jepang</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/jepang/'>Jepang</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/tsunami/'>Tsunami</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/775/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=775&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/04/12/belajar-dari-tsunami-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/foto-tsunami-jepang.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/foto-tsunami-jepang.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">foto tsunami jepang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jepang1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/04/jepang2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jepang2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detikcom Selenggarakan Seminar &amp; Workshop di Medan</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/03/23/detikcom-selenggarakan-seminar-workshop-di-medan/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/03/23/detikcom-selenggarakan-seminar-workshop-di-medan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 05:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Detik.com]]></category>
		<category><![CDATA[detik 2011]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[Medan menjadi kota kelima yang dipilih detikcom dan Telkomsel sebagai tempat penyelenggaraan roadshow seminar media online. Di ibukota Sumatera Utara (Sumut) ini, peserta juga membludak. Meski Sumut digoyang Gempa saat acara berlangsung, seminar tetap jalan terus. Seminar bertema “Online Media: Citizen Journalism &#38; Entrepreneruship” ini digelar di Ballroom Hotel Aryaduta, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Sabtu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=764&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan menjadi kota kelima yang dipilih detikcom dan Telkomsel sebagai tempat penyelenggaraan roadshow seminar media online. Di ibukota Sumatera Utara (Sumut) ini, peserta juga membludak. Meski Sumut digoyang Gempa saat acara berlangsung, seminar tetap jalan terus. Seminar bertema <strong>“Online Media: Citizen Journalism &amp; Entrepreneruship”</strong> ini digelar di Ballroom Hotel Aryaduta, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Sabtu (19/3/2011).  Sejak pukul 07.30 WIB, para peserta dari beberapa kota di kawasan Sumut ini sudah mulai berdatangan di ballroom yang terletak di lantai 9 ini.<span id="more-764"></span>Seharusnya hanya 250 peserta dari sekian banyak pendaftar yang dipanggil untuk mengikuti seminar gratis yang disponsori <strong>Telkomsel</strong><strong> </strong>ini. Namun, ternyata banyak calon peserta yang nekat hadir ke hotel. Akhirnya, jumlah peserta menggelembung menjadi sekitar 300 orang. Ballroom yang berukuran 20 x 25 meter itu pun dipenuhi manusia.</p>
<p>Acara dibuka MC pukul 08.45 WIB. Pembicara pertama adalah Direktur IT dan <em>Commerce</em> detikcom, Andry Huzain. Selama 15 menit, alumnus ITS Surabaya itu memaparkan maksud dan tujuan seminar, potensi pembangunan portal lokal dan pola-pola kerja sama dengan detikcom.  Meskipun aku datang terlambat namun aku tetap antusias untuk mengikuti seminar dan workshop.</p>
<p>Pimred detikcom Budiono Darsono menjadi pembicara kedua. Pria yang dipanggil BDI ini manggung sekitar pukul 09.00 hingga 10.40 WIB. Sekitar 100 menit, BDI memompa semangat para peserta yang masih muda-muda itu berani dan mengambil keputusan cepat dalam membangun portal lokal di Sumut.</p>
<div id="attachment_766" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/detik2.jpg"><img class="size-medium wp-image-766" title="detik2" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/detik2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Seminar</p></div>
<p>&#8220;Di Sumut, peluang berbisnis di portal lokal masih terbuka lebar. Orang kalau berkunjung ke Medan, misalnya, maka yang akan dibuka pertama kali begitu tiba di Medan adalah informasi di portal lokal,&#8221; kata BDI.</p>
<p>BDI mengajak para peserta untuk membangun portal lokal dengan cara-cara detikcom. Karena itu, BDI juga banyak bercerita mengenai kisah sukses detikcom hingga saat ini. BDI juga memaparkan mengenai perkembangan media online saat ini, revolusi digital, dan juga era konvergensi. BDI membawakan materi dengan santai, membuat peserta kadang kala tepuk tangan dan kadang kala tersenyum bahkan tertawa.</p>
<p>Sekitar pukul 09.33 WIB, pada saat BDI menyampaikan presentasi, terjadi gempa di kawasan Sumut. Gempa berskala 5,3 SR itu berpusat di Gunung Sitoli, Sumut. Namun, gempa yang membuat Medan sedikit bergoyang ini tak membuat acara harus terhenti. Seminar tetap jalan terus.</p>
<p>Ricardo Indra menjadi pembicara ketiga. Indra yang menjabat GM Corporate Communication Telkomsel itu memaparkan tentang perkembangan telekomunikasi saat ini dan masa mendatang. Indra menjadi pembicara sekitar 30 menit dan berakhir saat coffee break.</p>
<p>Seusai coffee break, ruang seminar digoyang oleh promotor musik ulung: Adrie Subono. Pria yang sukses berbisnis di bidang show musik ini menyampaikan banyak inspirasi untuk memompa semangat peserta seminar untuk menjadi entrepreneur yang handal.  Dia juga menyampaikan kisah sukses Java Musikindo yang ia geluti sejak lama.</p>
<p>Adrie Subono yang mengenakan kaos hitam dan bertopi hitam menyampaikan materinya dengan menarik. Bicara ceplas-ceplos dengan menampilkan beberapa slide presentasi, Adrie tampil dengan interaktif. Hingga pukul 12.15 WIB, Adrie masih tampil di panggung. Adrie akan menyampaikan materinya hingga pukul 13.00 WIB.</p>
<div id="attachment_767" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011003.jpg"><img class="size-medium wp-image-767 " title="20032011(003)" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011003.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Sertifikat Seminar</p></div>
<div id="attachment_768" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011002.jpg"><img class="size-medium wp-image-768" title="20032011(002)" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Sertifikat Workshop</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah seminar usai, acara berlanjut dengan workshop yang lebih banyak membahas pembangunan portal lokal, termasuk bagaimana mendapatkan pendapatan, dan jurnalisme online. Sayang, dari 300 peserta yang hadir, hanya 40 peserta yang akan dipilih untuk mengikuti workshop ini. Namun aku sangat beruntung, karena dari 40 orang tersebut aku salah satu peserta yang terpilih, dan akhirnya aku memutuskan untuk membuat suatu web portal kota medan yakni  <a href="http://medanbung.lokal.detik.com/">http://medanbung.lokal.detik.com/</a> yang menyajikan info terkini kota medan. Diakhir seminar seluruh peserta workshop mendapatkan bingkisan dari detik dan sertifikat workshop.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/detik-com/'>Detik.com</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/detik-2011/'>detik 2011</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/seminar/'>seminar</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/workshop/'>workshop</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/764/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/764/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/764/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=764&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/03/23/detikcom-selenggarakan-seminar-workshop-di-medan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/detik1.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/detik1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">detik1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/detik2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">detik2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011003.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">20032011(003)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/03/20032011002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">20032011(002)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Parodi SM*SH &#8211; I Heart You</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/03/09/parodi-smsh-i-heart-you/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/03/09/parodi-smsh-i-heart-you/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 04:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak-Pernik]]></category>
		<category><![CDATA[i heart you]]></category>
		<category><![CDATA[parodi sm*sh]]></category>
		<category><![CDATA[sm*sh]]></category>
		<category><![CDATA[sm*sh - i heart you]]></category>
		<category><![CDATA[video sm*sh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Filed under: Pernak-Pernik Tagged: i heart you, parodi sm*sh, sm*sh, sm*sh - i heart you, video sm*sh<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=755&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://demson.wordpress.com/2011/03/09/parodi-smsh-i-heart-you/"><img src="http://img.youtube.com/vi/MxNx9tERcrg/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/pernak-pernik/'>Pernak-Pernik</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/i-heart-you/'>i heart you</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/parodi-smsh/'>parodi sm*sh</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/smsh/'>sm*sh</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/smsh-i-heart-you/'>sm*sh - i heart you</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/video-smsh/'>video sm*sh</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/755/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/755/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/755/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=755&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/03/09/parodi-smsh-i-heart-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa sih penemu Lambang @ pada E-mail ?</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/02/18/siapa-sih-penemu-lambang-pada-e-mail/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/02/18/siapa-sih-penemu-lambang-pada-e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 09:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[lambang @]]></category>
		<category><![CDATA[penemu email]]></category>
		<category><![CDATA[Penemu lambang @]]></category>
		<category><![CDATA[penemu lambang @ pada email]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[Surat elektronik atau electronic mail (e-mail) pertama yang berhasil dikirimkan antara dua mesin dilakukan oleh seorang insinyur pendiam,  Ray Tomlinson di BBN suatu hari di tahun 1972. Sebelumnya, Tomlinson telah menulis program mail untuk Tenex, sistem operasi yang dikembangkan BBN, yang hingga sekarang masih beroperasi pada mesin-mesin PDP-10 ARPANET.Salah satu pertanyaan yang kemudian mengarahkan Tomlinson pada eksperimen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=745&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Surat elektronik atau <em>electronic mail</em> (<em>e-mail</em>) pertama yang berhasil dikirimkan antara dua mesin dilakukan oleh seorang insinyur pendiam,  <strong>Ray Tomlinson</strong> di BBN suatu hari di tahun 1972. Sebelumnya, Tomlinson telah menulis program mail untuk Tenex, sistem operasi yang dikembangkan BBN, yang hingga sekarang masih beroperasi pada mesin-mesin PDP-10 ARPANET.<span id="more-745"></span>Salah satu pertanyaan yang kemudian mengarahkan Tomlinson pada eksperimen lain mengenai <em>e-mail</em> adalah bagaimana membedakan pesan-pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna komputer pada sebuah kantor. Ia terus mempelajari keyboard komputer yang tak langsung terkait dengan nama orang serta bukan sebuah angka.</p>
<p>Akhirnya sampailah ia pada penggunaan simbol @ sebagai petunjuk alamat sang pengguna <em>e-mail</em>. “simbol ini mewakili tempat dan hanyalah sebuah preposisi pada sebuah keyboard,” katanya. Kendati kenyataan membuktikan keputusan penggunaan simbol @ ini membawa dampak yang global, <em>toh</em> ia mengakui bahwa penemuannya dihasilkan “hanya dari berpikir tak lebih dari 30 atau 40 detik.”</p>
<p>Karakter ini, menurut dia, lumayan membantu karena mirip huruf <strong><em>a</em></strong><strong><em> </em></strong>untuk <strong><em>address</em></strong> atau alamat lembaga pemilik <em>e-mail</em> yang dituju. Ia tidak menyadari betapa saat itu ia sedang menciptakan sebuah <em>icon</em> penting untuk dunia Internet.</p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/sains-dan-teknologi/'>Sains dan Teknologi</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/email/'>email</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/lambang/'>lambang @</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/penemu-email/'>penemu email</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/penemu-lambang/'>Penemu lambang @</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/penemu-lambang-pada-email/'>penemu lambang @ pada email</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=745&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/02/18/siapa-sih-penemu-lambang-pada-e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Alam Tak Lagi Ramah !</title>
		<link>http://demson.wordpress.com/2011/02/13/ketika-alam-tak-lagi-ramah/</link>
		<comments>http://demson.wordpress.com/2011/02/13/ketika-alam-tak-lagi-ramah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Feb 2011 02:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Demson Sihaloho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan alam]]></category>
		<category><![CDATA[ketika alam tak lagi ramah]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://demson.wordpress.com/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita ingin menyelamatkan lingkungan hidup, maka perlu adanya itikad yang kuat dan kesamaan persepsi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup dapatlah diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar kita dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya.Di hari-hari ini kita pasti telah merasakan perilaku alam yang sulit dipahami. Kadang terasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=741&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita ingin menyelamatkan lingkungan hidup, maka perlu adanya itikad yang kuat dan kesamaan persepsi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup dapatlah diartikan sebagai usaha secara sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar kita dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya.<span id="more-741"></span>Di hari-hari ini kita pasti telah merasakan perilaku alam yang sulit dipahami. Kadang terasa gerah, tetapi tiba-tiba bertiup angin yang sangat dingin. Kadang cuaca sangat dingin, lalu berubah menjadi hawa panas. Kadang angin bertiup menderu-deru, membuat kita berprasangka, musim akan segera berganti.</p>
<p>Memang manusia memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya , secara hayati ataupun kultural, misalnya manusia dapat menggunakan air yang tercemar dengan rekayasa teknologi (daur ulang) berupa salinisasi, bahkan produknya dapat menjadi komoditas ekonomi. Tetapi untuk mendapatkan mutu lingkungan hidup yang baik, agar dapat dimanfaatkan secara optimal maka manusia diharuskan untuk mampu memperkecil resiko kerusakan lingkungan.</p>
<p>Begitulah, cuaca kini penuh turbulensi, penuh gejolak dengan segala ketidak-menentuan. Mungkin inilah realitas yang kerap disebut sebagai <em>extremely climate change</em> (perubahan iklim secara ekstrim). Daerah yang panas menerima dingin, begitu pula sebaliknya, dengan siklus yang tidak teratur. Padahal sebelumnya, selalu teratur dan dapat diprediksikan dengan mudah. Hujan atau panas, datang-berganti seperti tanpa siklus.</p>
<p><strong>Bagaimana Iklim berubah ?</strong></p>
<p>Ketika bumi menerima panas dari matahari, secara alami sebagian panas akan terperangkap di atmosfer akibat adanya beberapa jenis gas. Gas-gas yang menangkap panas tersebut dikenal sebagai gas rumah kaca (GRK) karena cara kerjanya mirip rumah kaca (greenhouse), di mana suhu di dalamnya diatur agar cukup hangat sehingga tanaman dapat tumbuh. Terperangkapnya panas oleh gasgas di atmosfer dikenal dengan istilah ‘efek rumah kaca’. Sebenarnya efek rumah kaca diperlukan agar permukaan bumi cukup hangat untuk didiami. Sayangnya, aktivitas manusia membuat konsentrasi GRK semakin tinggi dan menyebabkan suhu permukaan bumi semakin panas sehingga terjadilah perubahan iklim.</p>
<p>Beberapa waktu lalu sempat ada konferensi internasional tentang perubahan iklim di Nusa Dua, Bali. Waktu itu sempat dibahas tentang isu “perdagangan karbon”. Maksudnya, negara penghasil polusi CO2 terbesar di dunia, seperti China dan Amerika, harus memberi subsidi kepada negara-negara yang memiliki hutan luas, seperti Indonesia dan Brasil. Hutan-hutan ini kan setiap detik terus memproduksi O2, sementara pabrik-pabrik di China, Amerika, Jepang, Eropa, dll. terus memproduksi CO2.</p>
<p>Perubahan iklim ekstrim ini terjadi lebih karena ambisi materialisme negara-negara industri tersebut. Di mata mereka, <em>mumpung</em> selagi hidup, harus mencari uang sebanyak-banyaknya, bagaimanapun caranya. Kalau sudah dapat uang, mereka akan gunakan untuk senang-senang sepuasnya, tidak peduli akibat dari senang-senang itu merusak lingkungan.</p>
<p>Padahal tak ada gunanya <strong>uang banyak</strong> kalau toh kerap terjadi bencana, tak gunanya <strong>kekayaan, jabatan, kekuatan militer, pendidikan tinggi</strong> kalau ternyata bencana malapetaka menghantui kita sebagai penghuni bumi. Semoga manusia menyadarinya !</p>
<p><a href="http://www.vhrmedia.com/2010/resize.php?image=/2010/ngadimin/form/kakafile/PotretKomik/banner/beatblog_WritingContest.jpg&amp;new_width=220"><img class="aligncenter size-full wp-image-739" title="resize.php" src="http://demson.files.wordpress.com/2011/02/resize-php.jpg?w=220&#038;h=73" alt="" width="220" height="73" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://demson.wordpress.com/category/artikel/'>Artikel</a> Tagged: <a href='http://demson.wordpress.com/tag/alam/'>alam</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/iklim/'>iklim</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/kerusakan-alam/'>Kerusakan alam</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/ketika-alam-tak-lagi-ramah/'>ketika alam tak lagi ramah</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/lingkungan/'>lingkungan</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/perubahan/'>perubahan</a>, <a href='http://demson.wordpress.com/tag/perubahan-iklim/'>perubahan iklim</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/demson.wordpress.com/741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/demson.wordpress.com/741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/demson.wordpress.com/741/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=demson.wordpress.com&amp;blog=7269213&amp;post=741&amp;subd=demson&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://demson.wordpress.com/2011/02/13/ketika-alam-tak-lagi-ramah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af77a9b6527625105fa08fa504353fd8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">demson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://demson.files.wordpress.com/2011/02/resize-php.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">resize.php</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
